Lulus di 7 Universitas TOP Dunia, Anak Kuli Bangunan ini Bikin Bangga Indonesia

Lulus di 7 Universitas TOP Dunia, Anak Kuli Bangunan ini Bikin Bangga Indonesia

Setiap anak mungkin ingin mengubah nasib keluarganya menjadi lebih baik. Terutama bagi mereka yang lahir dari keluarga miskin atau kurang mampu.

Paling tidak, itu akan menjadi selangkah lebih dekat untuk mewujudkannya Ardian Hafidz Annafi siswa di SMA Pradita Dirgantara di Boyolali, Jawa Tengah.

Namanya kini tengah ramai diperbincangkan publik karena baru saja meraih prestasi membanggakan, guys. Pasalnya, ia berhasil diterima di tujuh universitas ke atas di luar negeri, lho.

Kampus-kampus yang dimaksud antara lain University of Toronto, University of British Columbia (UBC), The University of Western Australia, Wageningen University, University of Otago, Curtin University, dan Victoria University of Wellington.

Dari seluruh kampus yang tersebar di Kanada, Selandia Baru, dan Australia, Ardian akhirnya memilih University of British Columbia (UBC) dengan fokus Science.

READ  PP WA Ultraman Lucu Viral untuk Foto Profil WhatsApp

Tentunya semua beasiswa Ardian di program Bachelor of Science, UBC, akan ditanggung sepenuhnya oleh Departemen Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Hanya Anak Kuli Bangunan

Source : Dream.co.id

Namun, Ardian Hafidz Annafi tidak terlahir dari orang tua yang kaya raya. Sebaliknya, ayahnya Hardiono adalah seorang pekerja bangunan dan ibunya Yuni Puji Astuti adalah seorang tukang cuci.

Namun siapa sangka, Ardian dari keluarga yang sangat sederhana mampu menorehkan kesuksesan yang membanggakan dan tidak ditemukan oleh orang lain.

Orang tua Ardian tidak bisa menyembunyikan kegembiraan mereka. Mereka berdua mengaku kaget saat mengetahui anak mereka telah diterima di sejumlah universitas ternama di luar negeri.

Sang ibu, Yuni, mengaku baru mendapat informasi dari grup WhatsApp orang tua siswa SMA Pradita Dirgantara.

READ  Twibbon Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022

“Saya terharu, senang dan bahagia. Alhamdulillah bayi saya dirawat di pusat rawat jalan,” katanya. suara MerdekaSenin (23/5/2022).

Tiba-tiba, air mata mengalir di pipi Mardon dan June saat mereka mendengar berita itu. Mereka merasa terharu dan bangga karena anaknya bisa diterima di kampus asing yang disegani.

Prestasi Gemilang

Source : Pramborsfm.com

Juga tidak ada alasan mengapa Ardian tidak bisa diterima di tujuh universitas asing, geng. Mardiyono sendiri mengatakan, keberhasilan akademis anaknya sudah terlihat sejak kecil.

Bahkan sejak kelas 4 ia sudah menduduki peringkat pertama,” kata Mardiono.

Selain itu, Mardonono juga mengungkapkan bahwa sejak kecil, Ardian lebih senang belajar daripada bermain dengan teman-temannya. Hal ini terus berlanjut hingga ia remaja.

READ  Icon Aplikasi Anime Aesthetic : Link Download & Cara Menggunakannya

“Dia tidak suka bermain dan senang membaca buku dan membaca buku, termasuk membaca buku di Perpustakaan Boyolali,” kata Mardiyono.

Mengenai keberhasilan anak kebanggaannya itu, Mardonono berharap Ardian bisa menyelesaikan studinya dengan sukses.

“Saya selalu tekankan kepada anak saya bahwa dia selalu rendah hati, harus diingat bahwa biaya kuliahnya ditanggung pemerintah, yang artinya seluruh rakyat Indonesia,” kata bapak itu.

Berdasarkan data tingkat QS World University Rankings (WUR) 2022, dua universitas Kanada telah mengadopsi Ardian berhasil masuk dalam daftar kampus. ke atas 50 tanah.

Berkenaan dengan dua universitas, University of Toronto berada di peringkat 26, diikuti oleh UBC, dinominasikan oleh Ardian, yang saat ini berada di peringkat 46 dunia. Bagus!

Leave a Reply

Your email address will not be published.